|
Dana Bergulir LPDB-KUMKM Rp 1,24 Triliun |
|
|
|
|
Oleh Humas LPDB
|
|
Selasa, 16 Agustus 2011 09:45 |
|
Stefanus Osa Triyatna
JAKARTA, KOMPAS.com - Hampir dalam waktu tiga tahun, sejak tahun 2008 hingga 8 Agustus 2011, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah mencairkan dana pinjaman atau pembiayaan sebesar Rp 1.24 triliun.
"Sebetulnya target penyaluran dana bergulir yang diberikan pemerintah mencapai sebesar Rp 1,25 triliun. Namun, Menteri Koperasi dan UKM menargetkan kepada saya pribadi untuk mendorong penyaluran dana bergulir sampai akhir tahun 2011 sebesar Rp 1,8 triliun," kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Kemas Danial di Jakarta, Senin (8/8/2011).
Dana tersebut disalurkan kepada sebanyak 730 mit ra LPDB-KUMKM yang terdiri dari 632 koperasi primer, 33 koperasi sekunder, 47 Perusahaan Modal Ventura (PMV), 15 Bank, dan 3 UKM strategis, serta 159.367 UMKM.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Tak Semua Koperasi Punya Akses Permodalan |
|
|
|
|
Oleh Humas LPDB
|
|
Selasa, 16 Agustus 2011 09:44 |
|
Pemerintah boleh saja mengklaim sangat berpihak pada koperasi. Setiap memperingati Hari Koperasi Presiden juga selalu memuji dan berpihak pada koperasi, Namun dalam prakteknya masih jauh.
Paling tidak analisis tersebut telah dikemukakan Ekonom Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Revrisond Baswir kepada salah satu media online. Menurutnya tak memungkiri bahwa peran koperasi kian tergerus. Spirit kebersamaan yang ada di tubuh koperasi kian menguap dan corak ekonomi masyarakat kini lebih berorientasi pada upaya memperkaya diri sendiri. Alhasil, kemiskinan dan disparitas di mana-mana.
Revrison kembali menyarankan dengan tibanya waktu memperingati Hari Koperasi ke 64 (12/7) kembali menjadi momentum pemerintah untuk merevitalisasi peran koperasi sekaligus mendongrak kinerjanya. Jangan sebaliknya peran koperasi kian terabaikan. Menurutnya dari sisi internal koperasi, kini sudah banyak yang melenceng dari citra lembaga kerakyatan yang mencerminkan demokrasi ekonomi.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
LPDB salurkan pembiayaan Rp1,24 triliun |
|
|
|
|
Oleh Humas LPDB
|
|
Selasa, 16 Agustus 2011 09:43 |
|
Oleh Mulia Ginting Munthe
JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di bawah operasional Kementerian Koperasi dan UKM telah berhasil menyalurkan dana permodalan dan pembiayaan sebesar Rp1,24 triliun sejak beroperasi mulai 2008. Adapun jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai penerima dan memanfaatkan dana bergulir sebanyak 159.283 lemaga atau mitra lembaga itu yang terdiri dari koperasi primer, koperasi sekunder, perusahaan modal ventura, dan bank.
Kemas Danial, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), mengatakan adapun target penyaluran yang ingin direalisasi hingga tahun ini hampir tercapai, yakni sebesar Rp1,25 triliun.
”Dari total 159.283 mitra, penyerapan terbesar terjadi di tiga wilayah atau provinsi, masing-masing Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat,” ujarnya, hari ini.
Tiga provinsi lain yang masuk dalam enam besar adalah provinsi lainnya yaitu Sulawesi Selatan, DKI Jakarta dan Bali. Sedangkan proporsi wilayah serapan dipertimbangkan dengan memonitor perkembangan dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan wilayah penerima dana.
Terkait dengan target penyaluran hingga 2011 LPDB-KUMKM hingga Rp 1,25 triliun, terbagi dalam persentasi berbeda antara koperasi dan lembaga keuangan bank, lembaga keuangan non bank serta perusahaan modal ventura hingga lembaga perkreditan.
Menurut dia, pihak tetap mengedepankan lembaga koperasi sebagai penyalur dana terbesar hingga 90%. Sedangkan 10% sisanya dipercayakan melalui lembaga pembiayaan lain seperti bank, lembaga keuangan non bank, dan lembaga lain.
”Sesuai komitmen kami dari awal, lembaga ini akan terus berupaya meningkatkan jumlah pinjaman sehingga kebutuhan masyarakat terhadap modal usaha bisa terpenuhi sebagai salah satu upaya mendorong program pemerintah untuk memberdayakan sektor riil,” tuturnya.
Implikasi akhir yang menjadi tujuan LPDB adalah mengurangi angka kemiskinan dan jumlah pengangguran nasional. ”Ini adalah salah bentuk partisipasi kinerja lembaga ini sejak didirikan sejak tahun 2008."
Pada awal operasional, lembaga tersebut memang mengandalkan lembaga keuangan perbankan untuk menyampaikan pembiayaan kepada pelaku UMKM. Sebagai upaya pemberdayaan koperasi yang berperan sebagai lembaga keuangan mikro, pemerintah menginstruksikan penyaluran diioptimalkan melalui koperasi.(mmh)
http://www.bisnis.com/ekonomi/mikro-ukm/34569-lpdb-salurkan-pembiayaan-rp124-triliun
|
|
LPDB salurkan pembiayaan Rp1,24 triliun |
|
|
|
|
Oleh Humas LPDB
|
|
Selasa, 16 Agustus 2011 09:42 |
|
Oleh Mulia Ginting Munthe
JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di bawah operasional Kementerian Koperasi dan UKM telah berhasil menyalurkan dana permodalan dan pembiayaan sebesar Rp1,24 triliun sejak beroperasi mulai 2008. Adapun jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai penerima dan memanfaatkan dana bergulir sebanyak 159.283 lemaga atau mitra lembaga itu yang terdiri dari koperasi primer, koperasi sekunder, perusahaan modal ventura, dan bank.
Kemas Danial, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), mengatakan adapun target penyaluran yang ingin direalisasi hingga tahun ini hampir tercapai, yakni sebesar Rp1,25 triliun.
|
|
Selanjutnya...
|
|