Klik Gambar untuk Mengunduh File

Umbul-Umbul

pdf

Gambar
Pengumuman Hasil Tes Pelamar Calon Pegawai LPDB-KUMKM Tahun 2012
Kamis, 02 Februari 2012
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Proses Pemberian Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM
Senin, 30 Januari 2012
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Surat Edaran Tentang Perpindahan Kantor LPDB-KUMKM
Kamis, 29 September 2011
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Edaran Tentang Optimalisasi Penyaluran Dana Bergulir oleh LPDB-KUMKM
Kamis, 20 Januari 2011
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Surat Edaran Tentang Pemberitahuan Mengenai Adanya Upaya Penyalahgunaan Nama LPDB-KUMKM
Rabu, 22 September 2010
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Menegkop UKM Gandeng BPD Salurkan KUR PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 05 Januari 2010 00:31

PEMERINTAH pusat akan menggandeng sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini.

Menurut Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syariefuddin Hasan, BPD di 13 provinsi akan dilibatkan dalam penyaluran kredit usaha rakyat di masa mendatang.

“Upaya ITU dilakukan untuk meningkatkan penyerapan KUR. Sedangkan upaya lainnya, pemerintah akan mengupayakan penurunan bunga kredit dari 24 Persen menjadi 22 persen, “kata syariefuddin Hasan, baru-baru ini.

Selainitu, lanjutnya, besaran KUR pada tahun 2010 akan ditingkatkan hingga mencapai Rp20 triliun. Jumlah tersebut, kata dia, akan lebih besar dibanding penyaluran tahun 2009 yang mencapai Rp 16,4 triliun.

“Sehingga dalam lima tahun kedepan, penyaluran kredit akan mencapai Rp 100 triliun.” Ujar Syarifuddin.

Ia mengakui, penyaluran KUR belum maksimal sehingga diupayakan sejumlah cara untuk meningkatkan penyaluran kredit ini. “Termasuk dengan menggandeng sejumlah BPD, “ ujarnya.

Menganggapi tingginya angka KUR bermasalah, dia mengatakan, itu disebabkan oleh lemahnya sosialisasi tentang penyaluran kredit ini.

Menteri Syariefuddin optimistis dengan proses sosialisasi yang aktif tentang KUR, besaran kredit bermasalah yang saat ini mencapai sekitar 5,7 persen akan dapat ditekan.

Sumber : Rakyat Merdeka

 

 
Joomla 1.5 Templates by JoomlaShine.com