Gambar
Pengumuman Hasil Tes Pelamar Calon Pegawai LPDB-KUMKM Tahun 2012
Kamis, 02 Februari 2012
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Proses Pemberian Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM
Senin, 30 Januari 2012
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Surat Edaran Tentang Perpindahan Kantor LPDB-KUMKM
Kamis, 29 September 2011
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Edaran Tentang Optimalisasi Penyaluran Dana Bergulir oleh LPDB-KUMKM
Kamis, 20 Januari 2011
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Gambar
Surat Edaran Tentang Pemberitahuan Mengenai Adanya Upaya Penyalahgunaan Nama LPDB-KUMKM
Rabu, 22 September 2010
KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH R.I. LEMBAGA PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN... Selanjutnya...
Dugaan Penyelewengan Bantuan Dana Bergulir Koperasi Dua Koperasi di Bontang Lapor Balik ke Polisi PDF Cetak E-mail
Oleh Humas LPDB   
Selasa, 16 Agustus 2011 09:40

SAMARINDA,tribunkaltim.co.id -Dua koperasi di Kota Bontang yakni KJSK Halal dan KSP Putra Bangsa memilih melaporkan balik Ketua LPR Kaltim Didik Setyawan ke Polres Bontang dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Didik dilaporkan ke polisi sejak dua pekan lalu karena dianggap telah mencemarkan nama baik dua koperasi tersebut di media lokal Kaltim beberapa pekan lalu.

Ketua Koperasi KJKS Halal Suratman SE yang juga merangkap Ketua Koperasi Putra Bangsa mengaku, dirinya sebagai korban merasa tercemar nama baiknya, sehingga ia memilih melaporkan Didik Haryanto ke polisi.

"Kita sudah melapor secara resmi ke Polres Bontang, dan itu sudah di BAP," kata Suratman kepada tribunkaltim.co.id, Jumat (29/7/2011). 

Apa yang dibeberkan Didik di koran itu, kata Suratman sangat tidak mendasar dan itu kita anggap sebagai fitnah dan pencemaran nama baik, tegas dia.
Disinggung terkait pertanggungjawaban dana bergulir yang diterima KJKS Halal dan KSP Putra Bangsa tahun 2010 sebesar Rp 11 miliar.

Suratman menjelaskan,bahwa pertanggungjawabannya, dana itu sudah kita salurkan semua ke seluruh anggota dan UKM. "Kemudian kita laporkan kepada LPDB, dan LPDB memang menerima laporan itu dengan baik," jelas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua LPR Kaltim, Didik Setyawan tidak mempermasalahkan dirinya dilaporkan ke polisi. Didik menilai, langkah mereka itu merupakan reaksi dan bentuk ketakutan mereka.

"Itu sebuah bentuk ketakutan mereka, jadi biarlah masyarakat menilai sendiri. Yang penting kami mengungkap dugaan kejanggalan yang ada di dua koperasi itu," beber Didik.

Karena itu Didik meminta, pihak Polres Bontang bisa melihat persoalan ini secara obyektif.

"Melapor itu hak mereka, kita sebagai LSM menghormati itu.Tapi kami minta pihak kepolisian harus lebih dewasa dan obyektif melihat hal ini," harap Didik.

Sebelumnya LPR Kaltim yang diketuai Didik melaporkan tiga koperasi di Bontang ke Kejati Kaltim atas dugaan penyelewengan dana bergulir. Tiga koperasi itu yakni KJKS Halal, KSP Putra Bangsa dan Koperasi Rawa Indah. Laporan tersebut kini sedang diproses Kejati Kaltim.

Penulis : Hasbi
Editor : Mathias Masan Ola
Sumber : Tribun Kaltim

http://kaltim.tribunnews.com/2011/07/29/dua-koperasi-di-bontang-lapor-balik-ke-polisi

 
Joomla 1.5 Templates by JoomlaShine.com