PLN dan LPDB-KUMKM Kerja Sama Pengembangan Energi Terbarukan


Jakarta, GATRAnews - Pemerintah terus mendorong pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan (renewable energy) untuk membangkitkan tenaga listrik di Indonesia, termasuk melibatkan sektor Usaha Kecil dan Usaha Menengah (UMKM).

Untuk itu, PT PLN (Persero) dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) sepakat menjalin kerja sama pengembangan dan peningkatan sarana prasarana sumber energi yang memanfaatkan bioenergi, serta energi baru dan terbarukan di wilayah Indonesia.

Kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) yang ditandatangani pada hari ini, Kamis (29/8), antara Direktur Utama PT PLN (Persero), Nur Pamudji dengan Direktur Utama LPDB KUMKM, Kemas Danial di Kantor Pusat PLN, di Jakarta, memiliki jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak ditandatanganinya MoU.

Menurut keterangan tertulis yang diperoleh GATRAnews, di Jakarta, Jumat (30/8), setidaknya ada tiga poin yang menjadi sorotan dalam kerja sama ini, yaitu peningkatan pengetahuan, wawasan dan kerja sama di bidang Bioenergi dan Energi Baru serta Terbarukan.

Kedua, peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana sumber energi di bidang Bioenergi dan Energi Baru serta Terbarukan yang ada di wilayah Indonesia, serta pengembangan dan pemanfaatan KUMKM yang bergerak maupun yang berpotensi di bidang Bioenergi dan Energi Baru serta Terbarukan. Dalam hal ini PLN juga siap untuk memberikan bantuan teknis dan asistensi tentang operasi dan pemeliharaan pembangkit kepada koperasi dan pengusaha kecil.

Menurut Direktur Utama PLN, Nur Pamudji, dengan digarapnya pemanfaatan bioenergi dan energi baru terbarukan oleh KUMKM, akan memberi dampak terhadap peningkatan ekonomi daerah setempat.

"PLN mempunyai keinginan untuk mengembangkan bioenergi dan energi baru terbarukan, sementara LPDB-KUMKM punya keinginan untuk membina koperasi dan pengusaha kecil dalam mengembangkan pemanfaatan bioenergi dan energi baru terbarukan itu. Jadi klop. Kita tinggal mendidik pengurus koperasi yg notabene penduduk setempat di daerah terpencil untuk mengembangkan mengelola pemanfaatan bio energi dan energi baru terbarukan itu," ujar Nur.

Lebih lanjut Nur menyampaikan harapannya agar energi baru dan terbarukan ini digarap oleh pengusaha kecil dan memengah. "Ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja, sehingga ada aliran uang di daerah sehingga akan menghidupkan ekonomi daerah," kata Nur.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM), Kemas Danial, mengatakan jika ada energi terbarukan yang memungkinkan bisa didanai oleh LPDB sangat bisa dilaksanakan. LPDB bisa mendanai sampai Rp 50 miliar.

"Kami berharap pembangunan daerah-daerah terpencil, dapat dijembatani pendanaannnya oleh LPDB. Biarkan koperasi atau pengusaha kecil yang mengelola energi baru terbarukan itu, nantinya listrik yang dihasilkan bisa dibeli oleh PLN," kata Kemas. (TMA)

http://www.gatra.com/ekonomi-1/37597-pln-dan-lpdb-kumkm-kerja-sama-pengembangan-energi-terbarukan.html

 

Lembaga Pengelola Dana Bergulir - KUMKM

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 - Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Copyrights © 2014. LPDB. All Rights Reserved